PATI - Di tengah upaya percepatan pembangunan infrastruktur desa, kendala teknis tak menyurutkan langkah Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Kodim 0718/Pati. Saat stok semen di lokasi menipis, para prajurit sigap turun tangan mengangkut material menuju titik pengecoran jalan di Desa Godo, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati, Senin (27/04/2026).
Aksi cepat tersebut menjadi bagian dari komitmen Satgas dalam menjaga ritme pekerjaan sekaligus memastikan kualitas pembangunan tetap terjaga. Semen sebagai bahan utama perekat dalam adonan beton memiliki peran vital, berdampingan dengan material lain seperti pasir, batu koral, dan air.
Di lokasi, terlihat anggota Satgas tanpa ragu memikul dan memindahkan sak-sak semen menuju area pencampuran. Aktivitas ini dilakukan untuk memastikan proses produksi beton melalui mesin molen tetap berjalan tanpa hambatan.

Komandan SSK TMMD Reguler ke-128, Letda Inf Ali Sadikin, menegaskan bahwa kualitas beton menjadi perhatian utama dalam proyek pembangunan jalan tersebut. Ia menyebut, setiap tahapan pengerjaan dilakukan dengan perhitungan matang.
“Pencampuran material tidak bisa sembarangan. Komposisi harus tepat, termasuk durasi pengadukan menggunakan mesin mixer agar menghasilkan beton yang kuat dan tahan lama, ” ujarnya di lokasi kegiatan.
Menurutnya, sebelum pekerjaan dimulai, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan tenaga ahli guna memastikan standar kualitas terpenuhi. Hal ini dilakukan agar hasil pembangunan tidak hanya selesai tepat waktu, tetapi juga memiliki daya tahan jangka panjang.
“Kami ingin jalan ini benar-benar bermanfaat bagi masyarakat. Karena itu, sejak tahap awal hingga pengecoran, semuanya kami kerjakan sesuai perencanaan teknis, ” tambahnya.
Pembangunan jalan beton tersebut menjadi salah satu sasaran fisik utama dalam program TMMD di Desa Godo. Jalan ini diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas warga, khususnya dalam mendukung aktivitas pertanian dan mobilitas antarwilayah.
Meski dihadapkan pada keterbatasan material dan kondisi lapangan yang dinamis, semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat tetap menjadi kekuatan utama. Kolaborasi ini tidak hanya mempercepat pekerjaan, tetapi juga memperkuat kemanunggalan yang menjadi ruh program TMMD.
Dari tumpukan semen yang diangkut dengan tangan hingga proses pengecoran yang penuh perhitungan, setiap detail pekerjaan menjadi bukti keseriusan Satgas dalam menghadirkan infrastruktur berkualitas bagi masyarakat desa.
(Agung)

Updates.