TMMD Pati Genjot SDM Desa: Penyuluhan Stunting dan Kesehatan Jadi Kunci Cegah Generasi Rentan

    TMMD Pati Genjot SDM Desa: Penyuluhan Stunting dan Kesehatan Jadi Kunci Cegah Generasi Rentan
    Satgas TMMD Reguler ke-128 Kodim 0718/Pati menegaskan bahwa pembangunan manusia menjadi prioritas utama melalui penyuluhan kesehatan dan pencegahan stunting, Senin (27/04/2026).

    PATI - Upaya membangun desa tak hanya diwujudkan melalui betonisasi jalan atau pembangunan fisik semata. Di Desa Godo, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati, Satgas TMMD Reguler ke-128 Kodim 0718/Pati menegaskan bahwa pembangunan manusia menjadi prioritas utama melalui penyuluhan kesehatan dan pencegahan stunting, Senin (27/04/2026).

    Bertempat di Balai Desa Godo, kegiatan nonfisik ini diikuti perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, hingga warga setempat yang tampak antusias menyimak materi. Fokus utama penyuluhan meliputi pencegahan stunting, kesehatan keluarga, serta pentingnya program Keluarga Berencana (KB).

    Kapten Cba Kistono dalam sambutannya menegaskan bahwa TMMD bukan sekadar program pembangunan infrastruktur, melainkan juga investasi jangka panjang dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia.

    “Kami ingin masyarakat tidak hanya menikmati hasil pembangunan fisik, tetapi juga memiliki pemahaman yang kuat tentang kesehatan. Pencegahan stunting dan perencanaan keluarga adalah fondasi penting untuk menciptakan generasi yang unggul, ” ujarnya.

    Materi penyuluhan disampaikan oleh Siti Rohmah dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pati. Ia menjelaskan bahwa stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi kronis, terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan.

    Menurutnya, upaya pencegahan harus dimulai dari keluarga melalui pola hidup bersih dan sehat (PHBS), konsumsi gizi seimbang, serta pemeriksaan kesehatan secara rutin.

    “Stunting bukan hanya soal tinggi badan, tetapi juga berdampak pada perkembangan otak dan masa depan anak. Karena itu, kesadaran masyarakat sangat penting untuk memutus rantai masalah ini, ” jelasnya.

    Ia juga menekankan pentingnya program KB dalam mengatur jarak kelahiran agar kesehatan ibu dan anak tetap terjaga, sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga.

    Pantauan di lokasi, kegiatan berlangsung interaktif. Warga tidak hanya mendengarkan, tetapi juga aktif bertanya terkait pola asuh anak, gizi keluarga, hingga layanan kesehatan yang tersedia di wilayah mereka.

    Melalui kegiatan ini, TMMD Reguler ke-128 menunjukkan pendekatan pembangunan yang menyeluruh—tidak hanya membangun infrastruktur desa, tetapi juga memperkuat fondasi kesehatan masyarakat.

    Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan mampu melahirkan generasi yang sehat, produktif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

    (Agung)

    tmmd128 kodimpati cegahstunting kesehatanmasyarakat desagodo patibangkit
    Agung widodo

    Agung widodo

    Artikel Sebelumnya

    Di Balik Pembangunan TMMD Pati, Hangatnya...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Abdullah Rasyid: Transformasi di Balik Jeruji, Menakar Asa 62 Tahun Bakti Pemasyarakatan
    Di Balik Pembangunan TMMD Pati, Hangatnya Kebersamaan Prajurit dan Orang Tua Asuh
    Hampir Sepekan TMMD di Pati, Semangat Gotong Royong TNI dan Warga Kian Menguat
    Di Tengah Sawah dan Terik Matahari, Satgas TMMD Pati Gotong Royong Angkut Semen Demi Jalan Desa Berkualitas
    Stok Menipis, Satgas TMMD Pati Gerak Cepat Angkut Semen Demi Jaga Kualitas Jalan Desa

    Ikuti Kami